Kontingen Assa'adah Scout Movement Menjuarai Lomba Perkemahan Di Pondok Pesantren Istiqomah Serang Banten
Suara yel terdengar keras menggema di Pondok tercinta. Seiring suara yel yang bersautan, derap langkah kaki rampak
berirama. Seperti sudah diatur dan dibuat agar ada irama dalam setiap langkah. yel dan irama langkah kaki itu merupakan bagian dari ritual wajib pasukan Assa'adah ketika menjuarai lomba perkemahan.
Adika Putri yang tergabung dalam pasukan ASM memang sangat yakin bisa menjuarai dalam event LP3 tersebut, Sebagai anggota pramuka, mereka harus terampil cerdik, cerdas dan mampu menaklukkan beberapa tantangan lomba sehingga misi besar mereka bisa tercapai '' Menjadi Sang Juara''. Dengan kemampuan yang dimiliki Pasukan ASM, Mabikori ASM pun mengirimnya ke lomba perkemahan tingkat III se-banten, jawa barat sumatra , Kegiatan itu digelar di bumi perkemahan Ponpes Istiqomah mulai 19 – 23 Januari lalu. “Alhamdulillah, kami bersyukur berhasil menyisihkan beberapa kontingen dari beberapa pondok pesantren yang dikirim dari tiap kabupaten, meskipun kami tidak bisa jadi juara umum itu di karenakan penilaian juara umum di ambil dari gabungan nilai putra dan putri , sangat di sayangkan pasukan putra ASM tidak bisa mengikuti di karenakan berbenturan waktu dengan pengiriman pasukan di LT IV , kalau putra ikut kami sangat yakin kita bisa juara umum ” kata Pembina Pendamping Kak Kiki Baituridwan, kemarin.
Dengan waktu kurang dari lebih 1 minggu , pasukan putri ASM berlatih keras tanpa kenal lelah demi menyandang sang juara. “ kita datang kita juara dan kita sudah di takdirkan untuk menjadi juara” urai Mabikori.
Didampingi oleh Kak Kordinator Kiki Baituridwan dan Kak Ankulat Lia SN, , Pasukan Putri ASM mengasah berbagai kemampuannya. Di antarannya, asah otak, english corner, sketsa panorama, pengamatan lingkungan, mading, peta pita, maupun pionnering . Mereka juga dilatih berbagai macam materi beregu maupun kelompok. Tujuannya untuk semakin memantapkan kekompakan tim ASM.
Dengan semangat mendapatkan juara di lomba tingkat III, ASM Putri pun mengikuti kurang lebih 39 mata lomba. Mereka harus bersaing dengan beberapa kontingen se-banten, jawa barat, sumatra . Lawannya pun juga memiliki kemampuan yang sama. Yang membedakan adalah semangat ASM yang pantang menyerah.
semangat itu sangat terlihat ketika malam api unggun pasukan putri ASM menampilkan kesenian daerah rampak bedug dan hasilnya manis bisa mendapatkan 1 medali. Dari hasil semua lomba yang diikuti , ASM Putri mendapatkan torehan 20 medali.
Dengan prestasi yang didapat ASM Putri membuat Mabikori tersenyum bangga dan terus meningkatkan prestasinya. Karena mereka akan berlaga di beberapa perkemahan dalam bulan mendatang. Katua Mabikori Ponpes Assa'adah meminta agar pasukan ASM Putri untuk tidak terlalu euforia dalam merayakan kemenangan karena masih banyak event perkemahan yang harus di ikuti dan mendapatkan target juara . “ kami bangga ASM Putri bisa mendapatkan juara tapi sudah cukup euforianya, masih banyak kejuaraan yang kita kejar demi misi besar kami '' ASM di jadikan Kiblat Pramuka dan ASM Menggenggam Pramuka Dunia ,” kata Kak Dwi S. selaku Ketua Mabikori
Adika Putri yang tergabung dalam pasukan ASM memang sangat yakin bisa menjuarai dalam event LP3 tersebut, Sebagai anggota pramuka, mereka harus terampil cerdik, cerdas dan mampu menaklukkan beberapa tantangan lomba sehingga misi besar mereka bisa tercapai '' Menjadi Sang Juara''. Dengan kemampuan yang dimiliki Pasukan ASM, Mabikori ASM pun mengirimnya ke lomba perkemahan tingkat III se-banten, jawa barat sumatra , Kegiatan itu digelar di bumi perkemahan Ponpes Istiqomah mulai 19 – 23 Januari lalu. “Alhamdulillah, kami bersyukur berhasil menyisihkan beberapa kontingen dari beberapa pondok pesantren yang dikirim dari tiap kabupaten, meskipun kami tidak bisa jadi juara umum itu di karenakan penilaian juara umum di ambil dari gabungan nilai putra dan putri , sangat di sayangkan pasukan putra ASM tidak bisa mengikuti di karenakan berbenturan waktu dengan pengiriman pasukan di LT IV , kalau putra ikut kami sangat yakin kita bisa juara umum ” kata Pembina Pendamping Kak Kiki Baituridwan, kemarin.
Dengan waktu kurang dari lebih 1 minggu , pasukan putri ASM berlatih keras tanpa kenal lelah demi menyandang sang juara. “ kita datang kita juara dan kita sudah di takdirkan untuk menjadi juara” urai Mabikori.
Didampingi oleh Kak Kordinator Kiki Baituridwan dan Kak Ankulat Lia SN, , Pasukan Putri ASM mengasah berbagai kemampuannya. Di antarannya, asah otak, english corner, sketsa panorama, pengamatan lingkungan, mading, peta pita, maupun pionnering . Mereka juga dilatih berbagai macam materi beregu maupun kelompok. Tujuannya untuk semakin memantapkan kekompakan tim ASM.
Dengan semangat mendapatkan juara di lomba tingkat III, ASM Putri pun mengikuti kurang lebih 39 mata lomba. Mereka harus bersaing dengan beberapa kontingen se-banten, jawa barat, sumatra . Lawannya pun juga memiliki kemampuan yang sama. Yang membedakan adalah semangat ASM yang pantang menyerah.
semangat itu sangat terlihat ketika malam api unggun pasukan putri ASM menampilkan kesenian daerah rampak bedug dan hasilnya manis bisa mendapatkan 1 medali. Dari hasil semua lomba yang diikuti , ASM Putri mendapatkan torehan 20 medali.
Dengan prestasi yang didapat ASM Putri membuat Mabikori tersenyum bangga dan terus meningkatkan prestasinya. Karena mereka akan berlaga di beberapa perkemahan dalam bulan mendatang. Katua Mabikori Ponpes Assa'adah meminta agar pasukan ASM Putri untuk tidak terlalu euforia dalam merayakan kemenangan karena masih banyak event perkemahan yang harus di ikuti dan mendapatkan target juara . “ kami bangga ASM Putri bisa mendapatkan juara tapi sudah cukup euforianya, masih banyak kejuaraan yang kita kejar demi misi besar kami '' ASM di jadikan Kiblat Pramuka dan ASM Menggenggam Pramuka Dunia ,” kata Kak Dwi S. selaku Ketua Mabikori
0 komentar:
Posting Komentar